Kupompa ia dengan cepat selama 15 menit. Fang Fang terjerembab dengan mulut berdarah.“Oh jadi elu mau maen kasar ya, OK!!” teriakku.Kupukuli dada, perut dan mukanya hingga ia jatuh lemas dengan muka sembab. Bokep Ketidakberdayaan Fang Fang dan kemaluannya yang bengkak itu membuatku bernafsu memasukkan batang kemaluanku yang besar ke lubang kemaluannya sekali lagi. Ia mendesah karena belum sepenuhnya sadar dari pingsannya. Kunikmati dulu keadaan itu, dimana batang kemaluanku masih tertancap di lubang kemaluannya. Saat ia membuka pintu mobil, kubekap mulutnya dan kutempelkan pisau di lehernya yang jenjang.“Heh! Saat ia menuju ke arah mobilnya kuikuti ia. Bak mandinya kuisi dengan air hangat sampai penuh dan Fang Fang kubaringkan di situ. Putingnya yang beranting-anting kuisap, kusedot seluruh darah yang tersisa. Susunya ternyata lebih besar dari dugaanku dan warnanya lebih putih dari kulit tangannya.




















