Perasaanku melambung sampai ke awang-awang! Ada perasaan jengkel yang menggebu-gebu padanya.“Kok berani-beraninya orang segede dia menjerumuskan anak kecil! Bokep Sebab terlalu riskan bila triping di jalanan seperti itu. Lalu ketika lidahnya ikut bermain, aku tak kuat menahan lebih lama lagi. Sambil meletakkan kunci mobil, Martin menyalakan ac dan memutar lagu house music untukku. Namun sudah terlambat! Badanku rasanya lemas semua. Tak terlukiskan perasaanku saat itu. Udah terangsang dari tadi ya?” tanyanya sambil senyum-senyum mesum.Mukaku memerah ketika aku tak bisa menjawab pertanyaannya. Martin membiarkanku sesaat menikmati moment ini. Beberapa teguk Martell membuahkan hasil juga. Badanku rasanya lemas semua. Kamu harus kawin sama aku!” serangku.“Jangan kuatir sayang! Laporan dari teman-temannya yang melihat aku berkeliaran di diskotik-diskotik dengan lelaki lain membuatnya murka dan tidak mempercayai aku.




















