Menjelang sore, setelah rombongan istirahat sebentar untuk makan dan minum, kami berangkat lagi. ” Lumayan sayang ?!” sahutku setengah berbisik. Bokep Anisa minta istirahat dan berteduh di sebuah pohon sangat besar. Kami masih berciuman, tangan Anisa melakukan gerakan seperti mengocok-ngocok ‘Mr. Hari-hari selanjutnya selalu bertemu ditempat-tempat khusus seperti hotel diluar kota, di pantai, bahkan pernah dalam suatu liburan kami ke Bali selama 12 hari.Ketika aku sudah menyelesaikan studiku di SLTA, Anisa minta agar aku tak melupakan kenangan yang pernah kami ukir. ” Jahat kamu Rangga, aku kalah terus sama kamu ” Ujarnya lagi. Akhirnya kami memutuskan untuk bermalam di sebuah tepian batu cadas yang sedikit seperti goa.Hujan semakin lebat dan kabut tebal sekali, udara menyengat ketulang sumsum dinginnya.




















