Ia tidak hanya bersandar dibahuku, tapi kali ini ia berbaring di atas kedua pahaku, sehingga aku mengelus-elus pipi dan kelopak matanya yang terasa sedikit basah. Mungkinkah hal ini bisa terulang sebelum ajal kita dicabut. Bokep Siapa ini yah?” jawabku dalam telepon.“Ha ha ha, rupanya Kak Aidit ini sudah lupa denganku yah atau sudah sombong karena sudah tenang kehidupannya sekarang?” tawanya menyindir. Apa jadinya kira-kira jika istrimu tahu soal pertemuan kita di wisma ini. Aku sakit sekali dan ingin rasanya bunuh diri, tapi tiba-tiba aku teringat dengan kebahagiaan yang pernah kualami 10 tahun lalu bersama Kak, sehingga aku bertekat untuk menemui Kakak dengan harapan kalau-kalau kebahagaian dan kasih sayang itu masih bisa kunikmati kembali sebelum aku meninggalkan dunia yang fana ini. Hingga akhirnya seorang lelaki seusiamu melamarku lalu aku terima menjadi suamiku.




















