Kemarahan penduduk kampung sudah tidak dapat dibendung lagi, dan dengan berbondong bondong dan dengan membawa berbagai macam senjata mulai dari golok, parang, clurit, arit, bahkan cangkulpun mereka bawa.Penduduk kampung yang sudah tidak terkendali itu, sesampainya di rumah Juragan Sapto langsung merangsek masuk, dan para centeng yang mencoba mencegahpun dikeroyok, dan dihakimi oleh seluruh penduduk kampung. Bokep Hari itu disebuah bangunan rumah yang terbilang paling mewah dan megah, yang dihuni oleh seorang pengusaha batik bersama istrinya yang masih sangat muda dan cantik.Sapto Kusumo yang biasa disebut oleh penduduk kampung dengan sebutan Juragan Sapto itu, adalah seorang laki laki paruh baya yang sangat terpandang di desa tersebut. Rustinah nama wanita itu dan ia adalah istrinya karyo yang berprofesi seorang kuli cangkul harian pada seorang petani bawang, dan Rustinah yang ingin membantu ekonomi keluarganya sengaja melamar menjadi




















