Langsung saja aku mengahmpiri dan berkata” Sudah lama nunggunya… ” Diapun menjawab singkat” Baru saja… ” Katanya sambil menunduk, mungkin dia tidak berani memandang wajahku.Di sana aku melihat wajah Sofi yang semakin kurus saja.Mungkin karena rasa simpatiku itu, aku menurut saja ketika dia bilang dia mau ke rumahku.Sebenarnya aku sudah mempunyai sebuah rumah minimalis yang aku hasilkan sendiri dari hasil pekerjaanku. Namun yang pasti saat itu kami langsung berciuman, kami saling melumat bibir kami masing-masing. Bokep Dengan mengendarai mobilku, sepulang dari rumah Naya aku bilang kalau aku ada keperluan, dan tidak lama di rumahnya. Di cafe itu aku dapat melihat kalau Naya keluar dari kantornya.Dari balik kaca aku melihantnya setelah setengah jam aku menunggu, kulihat Naya bergegas masuk kedalam cafe tersebut.




















